DUA MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING IKUTI PROGRAM MBKM FTK UIN AR-RANIRY TAHUN 2026
BANDA ACEH— Dua mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh turut ambil bagian dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) FTK UIN Ar-Raniry Tahun 2026. Keduanya menjadi bagian dari 56 mahasiswa FTK yang secara resmi diserahkan kepada sekolah dan lembaga mitra pada Kamis (20/8/2026).
Program MBKM tersebut akan berlangsung hingga Desember 2026 dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan sekolah maupun lembaga mitra. Bagi mahasiswa BK, keterlibatan dalam program ini menjadi ruang strategis untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan bimbingan dan konseling yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Dalam sambutannya mewakili Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Wakil Dekan I Prof. Dr. Buhori Muslim, M.Ag., menyampaikan bahwa MBKM merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mentransformasikan teori akademik ke dalam praktik nyata. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga integritas, etika, kedisiplinan, serta nama baik almamater selama menjalankan tugas di sekolah maupun lembaga mitra.
Ia juga menyampaikan arahan Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag., terkait pentingnya penguatan karakter, daya saing, dan inovasi mahasiswa. Kehadiran mahasiswa di lingkungan mitra diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif dan solusi terhadap kebutuhan di lapangan.
Program MBKM FTK UIN Ar-Raniry tahun 2026 dilaksanakan melalui dua skema utama, yaitu Asisten Mengajar di Satuan Pendidikan yang diikuti 45 mahasiswa dan Magang Industri dan Lembaga yang diikuti 11 mahasiswa. Selama masa penugasan, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung berbagai program di lokasi masing-masing sekaligus mengembangkan kompetensi profesional.
Dua mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling menjadi bagian dari peserta MBKM yang berasal dari sepuluh program studi di lingkungan FTK UIN Ar-Raniry. Keterlibatan mahasiswa BK dalam program ini menjadi bagian dari upaya program studi dalam memberikan pengalaman lapangan yang relevan dengan profil lulusan, khususnya dalam pengembangan kompetensi sebagai calon pendidik dan tenaga profesional di bidang bimbingan dan konseling.
Melalui kegiatan MBKM, mahasiswa BK diharapkan mampu mengembangkan keterampilan dalam berinteraksi dengan peserta didik, memahami dinamika lingkungan pendidikan, mendukung pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling, serta menerapkan prinsip-prinsip profesionalitas dalam menjalankan tugas di lapangan.
Program Studi Bimbingan Konseling FTK UIN Ar-Raniry memandang kegiatan MBKM sebagai salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang dapat memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman langsung di sekolah dan lembaga mitra diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesi setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan penyerahan mahasiswa MBKM ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan mahasiswa secara simbolis kepada pihak sekolah dan lembaga mitra. Selanjutnya, seluruh peserta akan menjalankan tugas dan program yang telah ditetapkan hingga akhir pelaksanaan MBKM pada Desember 2026.
Bagi Program Studi Bimbingan Konseling, keikutsertaan mahasiswa dalam MBKM 2026 menjadi momentum untuk memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman sekaligus memperluas kontribusi mahasiswa BK dalam mendukung pengembangan layanan pendidikan dan peserta didik di sekolah maupun lembaga mitra.
