
PRODI BK MENGIKUTI PENANDATANGANAN KOMITMEN BERSAMA PELAKSANAAN ZONA INTEGRITAS.
Kamis, 23 Juli 2026. 09.30 WIB
Banda Aceh (Ar-Raniry) – Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry Banda Aceh turut mengikuti Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan Zona Integritas (ZI) yang digelar oleh Rektor UIN Ar-Raniry bersama Pimpinan FTK, Kamis (23/7/2026), di Lobi Kampus setempat. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendukung pelaksanaan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan kampus.
Ketua dan Sekretaris Program Studi BK hadir bersama unsur pimpinan program studi lain di lingkungan FTK dalam kegiatan yang juga dihadiri Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman, Dekan FTK Prof Safrul Muluk, PhD, para Wakil Dekan, Kepala Tata Usaha, Ketua Gugus Jaminan Mutu, Ketua Laboratorium, Ketua Subtim, unsur dosen, tenaga kependidikan, serta organisasi mahasiswa.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penunjukan FTK sebagai unit kerja pelaksana pembangunan ZI merupakan momentum penting bagi UIN Ar-Raniry. Ia menjelaskan tidak semua perguruan tinggi memperoleh kesempatan mengikuti program pembangunan ZI yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), sehingga kesempatan ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh program studi, termasuk Prodi BK.
“Tidak semua perguruan tinggi mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program Zona Integritas. Penunjukan FTK sebagai pilot project merupakan amanah sekaligus peluang besar bagi UIN Ar-Raniry untuk menunjukkan komitmen dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan melayani,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FTK, Prof Safrul Muluk, PhD, menegaskan Zona Integritas merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika FTK, termasuk seluruh program studi, untuk mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, nomor: 1685 tahun 2026, FTK UIN Ar-Raniry ditetapkan sebagai salah satu PTKI yang menjadi Pilot Project Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM,” ujarnya.
Prof. Safrul menyebutkan, FTK akan fokus pada enam area perubahan sebagai indikator utama pembangunan ZI, yaitu manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik — area-area yang juga menjadi acuan bagi setiap program studi, termasuk Prodi BK, dalam menjalankan tata kelola sehari-hari.
Dengan keikutsertaan dalam penandatanganan komitmen bersama ini, Prodi BK menegaskan dukungannya terhadap upaya FTK UIN Ar-Raniry meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sekaligus menjadikan momentum ini sebagai bagian dari upaya program studi membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan melayani.
